Kamus Gambar Bernyanyi

KAMUS GAMBAR BERNYANYI

PELAJARAN BAHASA INGGRIS

UNTUK ANAK USIA SEKOLAH DASAR

1. PENDAHULUAN

Saat ini pelajaran Bahasa Inggris sudah memasuki bangku sekolah dasar. Bahkan pada TK (Taman Kanak-kanak) pun anak-anak usia dini sudah mulai dikenalkan pada kata-kata bahasa Inggris. Hal ini dilakukan untuk menyesuaikan anak dengan kebutuhan pendidikannya kelak di bangku sekolah dasar.

Pembelajaran bahasa Inggris untuk sekolah dasar didasari suatu pendapat bahwa belajar bahasa asing atau bahasa kedua akan lebih baik bila dimulai lebih awal (Hamerly, 1982:265).

Bahasa Inggris menjadi penting dan lumrah digunakan dalam dunia keseharian dan pekerjaan dikarenakan bahasa Inggris adalah bahasa global yang saat ini menjadi wajib dikuasai agar seseorang mampu dan dapat terlibat dalam era globalisasi.

Lihat saja komputer yang segala macam menunya menggunakan bahasa Inggris, jika kita tidak mempelajari bahasa Inggris  lalu maka kita tidak akan terlibat dalam kemajuan era globalisasi ini.

Untuk itulah bahasa Inggris diperkenalkan sejak TK dan berlanjut dipelajari pada bangku SD (Sekolah Dasar), yaitu untuk menyiapkan dan melmbuat anak-anak kita terlibat nantinya dalam menghadapi era globalisasi yang terus berkembang.

Dengan mengenalkan dan mempelajari bahasa Inggris pada anak-anak maka anak-anak akan terbiasa menggunakannya seperti layaknya bahasa ibunya sendiri (baca : Bahasa Indonesia), karena bahasa asing bukanlah hal yang dapat dipelajari dalam sebulan atau dua bulan untuk menjadi mahir.

Untuk itu mengenalkan dan mempelajari Bahasa Inggris sedari dini sangatlah penting. Anak akan menjadi terbiasa dan mampu berkomunikasi dengan lancar jika dikenalkan dan dipelajari sedari dini, namun hal ini tentunya memerlukan cara pembelajaran yang tepat dan juga media yang tepat sasaran.

2. LATAR BELAKANG MASALAH

Memperkenalkan dan memberikan pelajaran Bahasa Inggris kepada anak-anak usia sekolah dasar bukanlah suatu hal yang mudah. Anak-anak usia sekolah dasar umumnya masih bermasalah dengan bahasa yang mereka pakai sehari-hari (Bahasa Indonesia), hal ini tentunya menyebabkan mereka agak susah menerima kehadiran bahasa selain bahasa sehari-hari mereka.

Perbendaharaan kata adalah modal dasar untuk menyiapkan anak-anak ke arah pembelajaran selanjutnya yaitu tata bahasa. Disinilah anak dituntut untuk banyak menghapal.

Anak-anak sudah terbiasa mengenal suatu benda dalam Bahasa Indonesia, upaya guru disini adalah bukan hanya untuk mengenalkan kata lain dalam Bahasa Inggris terhadap benda tersebut, misal : bangku = chair, tapi juga membiasakan anak-anak dengan kata bahasa kedua tadi dalam kesehariannya. Karena dengan terbiasa menggunakan maka anak-anak akan hapal dengan sendirinya.

Berbicara perbendaharaan kata dalam suatu bahasa asing khususnya Bahasa Inggris tentunya hal ini berkaitan dengan kamus. Kamus adalah

Berikut adalah gambar kamus dengan kelebihan dan kekurangannya dalam penggunaannya oleh anak-anak usia sekolah dasar.

  1. Kamus lengkap full tulisan

 

 

 

 

 

Tampak depan kamus

 

 

 

 

Bagian dalam kamus

Kelebihan kamus jenis ini :

  • Lengkap karena terdiri lebih dari 1 juta kata
  • Terbagi dalam 2 bagian yaitu : dari Bahasa Indonesia ke Bahasa Inggris dan dari Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia
  • Terdapat tenses lengkap di dalamnya

Kekurangan kamus ini dalam penggunaannya untuk anak usia sekolah dasar :

  • Terlalu banyak kata-kata diluar kata-kata yang sebatas dipelajari anak sesuai dengan kebutuhannya. Misal : anak kelas 2 SD pastinya belum mempelajari kata “adore” yang berarti mengagumi yang terdapat dalam kamus lengkap ini.
  • Kebanyakan anak usia sekolah dasar tidak mengerti cara pengurutan abjad dalam mencari suatu kata dalam kamus  jenis ini. Misal : seorang anak mencari arti kata “book” yang berarti buku, maka anak akan mencari mulai dari halaman pertama huruf B, bukan langsung menuju halaman BO. Bayangkan berapa lama waktu yang dihabiskan seorang anak dalam mencari sebuah kata saja.
  • Kamus jenis ini tidak menarik perhatian anak karena tidak berwarna.
  • Kamus jenis ini berukuran tebal sehingga beratnya tidak sesuai untuk uisa anak sekolah dasar, mengingat ada beberapa buku lain yang harus anak bawa ke sekolah.
  • Tidak semua anak dapat membeli kamus ini karena alasan ekonomi.
  1. Kamus bergambar khusus untuk anak-anak

 

 

 

 

 

Tampak depan kamus

 

 

 

Bagian dalam kamus

Kelebihan kamus bergambar :

  • Menarik perhatian anak-anak karena penuh gambar dan warna.
  • Perbendaharaan kata terbatas dan dibagi sesuai dengan temanya, misal : ada halaman khusus tentang buah-buahan, hewan, perlengkapan sekolah dan sebagainya.
  • Lebih ringan dibandingkan dengan kamus nomor 1 sehingga memudahkan anak dalam membawanya.

Kekurangan kamus jenis ini dalam penggunaannya untuk anak usia sekolah dasar :

  • Karena menarik maka anak cenderung menghapal semua kata pada suatu tema yang belum tentu digunakan sesuai kebutuhannya, misal : pada tema family terdapat kata dan gambar “wife” yang berarti istri yang sebenarnya belum termasuk dalam materi pembelajaran kelas 1-3 SD.
  • Tidak fokus pada kebutuhan anak per kelas atau per semester. Karena jika terlalu banyak yang dihapalkan anak diluar kebutuhan kelas atau semester yang sedang dijalaninya dikhawatirkan anak akan mudah lupa.
  • Tidak semua anak dapat membeli kamus ini karena alasan ekonomi.

3. KAMUS GAMBAR BERNYANYI

Dari latar belakang masalah diatas yang saya pribadi alami saat mengajar pelajaran Bahasa Inggris pada sebuah sekolah dasar negri maka terpikir ide untuk membuat sebuah kamus yang diminati dan mudah dipahami anak-anak usia sekolah dasar tapi juga hanya mencakup kebutuhannya sesuai dan sejalan dengan apa yang ada di program semester sekolah.

Maka terciptalah Kamus Gambar Bernyanyi seperti dibawah ini

 

 

 

 

 

Kelebihan “Kamus Gambar Bernyanyi” (KGB) :

  • Penghapalan perbendaharaan kata anak dibatasi dan disesuaikan dengan materi pelajaran yang sedang berlangsung sesuai kelas atau semesternya.
  • Membangun mood belajar yang baik pada anak dalam belajar Bahasa Inggris khususnya dalam menghapal kosa kata, karena metode penggunaan KGB adalah dengan cara bernyanyi.

Hal ini tentu saja menuntut kreatifitas guru dalam hal pembuatan konsep dan metode penggunaanya.

Penyampaian pembelajaran Bahasa Inggris dengan bernyanyi ini saya dasari atas pendapat Curtain dan Pesola (1994) yaitu anak-anak akan belajar bahasa asing dengan baik apabila proses belajar terjadi dalam konteks yang komunikatif dan bermakna bagi mereka. Untuk anak-anak konteks ini meliputi situasi sosial, kultural, permainan, nyanyian, dongeng, dan pengalaman-pengalaman kesenian, kerajinan, dan olah raga.

Berdasarkan pendapat tersebut maka saya pilih kegiatan bernyanyi sebagai metode dalam menggunakan media “Kamus Gambar Bernyanyi” ini dengan harapan anak-anak usia sekolah dasar dapat mempelajari Bahasa Inggris dengan mudah dan suasana gembira.

4. TARGET DAN SASARAN KAMUS GAMBAR BERNYANYI

Target Kamus Gambar Bernyanyi :

  • Anak-anak usia taman kanak-kanak (3 – 6 tahun)
  • Anak-anak usia sekolah dasar kelas 1 – 6 SD (7-12 tahun)

Sasaran Kamus Gambar Bernyanyi :

  • Penghapalan kosa kata yang sesuai kebutuhan kelasnya pada anak-anak
  • Mood belajar yang baik dalam menerima pelajaran Bahasa Inggris
  • Pembiasaan dalam menyebutkan objek dengan bahasa Inggris

Target dan sasaran Kamus Gambar Bernyanyi disini saya persempit untuk pembelajaran Bahasa Inggris, sehubungan dengan contoh yang dibuat adalah untuk pelajaran Bahasa Inggris kelas 1 semester 1. Namun pada dasarnya Kamus Gambar Bernyanyi ini bisa diterapkan disegala mata pelajaran, karena konsep dasarnya adalah rangkuman dari indikator-indikator yang ingin dicapai dalam sebuah program semester.

5. TUJUAN PEMBUATAN KAMUS GAMBAR BERNYANYI

Kamus Gambar Bernyanyi ini bertujuan untuk :

  • Mempermudah penghapalan kosa kata bahasa Inggris pada anak-anak
  • Menciptakan suasana gembira pada saat belajar
  • Memandirikan anak dengan melatihnya mengembangkan imajinasi bernyanyi untuk menghapalkan beberapa kosa kata dengan satu tema yang sesuai dengan kebutuhan belajarnya
  • Melatih anak tidak konsumtif dengan hanya membeli kamus yang sudah ada di toko buku. Anak dapat juga membuat sendiri Kmus Gambar Bernyanyi ini menggunakan bahan-bahan sederhana
  • Menyiasati mahalnya biaya pembelian media pengajaran Bahasa Inggris bagi:

*guru-guru honor yang sekolahnya belum menyediakan media-media yang memadai *guru-guru kelompok belajar mandiri

*orang tua dalam rangka membimbing anak belajar dirumah

6. CARA PEMBUATAN KAMUS GAMBAR BERNYANYI

Pembuatan Kamus Gambar Bernyanyi memrlukan bahan-bahan sebagai berikut :

  • 2 lembar karton Asturo berwarna cerah berbeda warna
  • Gambar-gambar lucu sesuai tema dan merupakan gambar dari kata-kata yang ingin di artikan dalam bahasa Inggris
  • Lem kertas
  • Gunting
  • Pita  meteran

Langkah-langkah pembuatannya adalah sebagai berikut :

  • Siapkan kata-kata apa saja yang akan dipakai dalam Kamus Gambar Bernyanyi sesuai dengan tema dan kebutuhan belajar anak.

Pada contoh kali ini saya mengambil tema “keluarga” untuk kelas 1 SD semester pertama. Adapun kata-kata yang akan banyak dipakai dalam pemberian materi sesuai dengan tema “keluarga” untuk kelas 1 SD semester pertama adalah :

*keluarga atau family              *kakek atau grandfather             *sepupu atau cousin

*ibu atau mother                     *bayi atau baby                           *bibi atau aunt

*ayah atau father                    *sister atau saudara perempuan  *paman atau uncle

*nenek atau grandmother       *brother atau saudara laki-laki

  • Pilih lagu anak-anak popular untuk diganti dan disesuaikan liriknya dengan kata-kata yang sudah disiapkan.
  • Siapkan  gambar sesuai dengan kata-kata yang akan di artikan dalam bahasa Inggris. -Gambar-gambar dari kata-kata tersebut dapat diperoleh dari majalah anak-anak edisi lama. Usahakan gambar berukuran sedang atau agak besar dan berwarna agar menarik perhatian anak-anak.

-Gambar-gambar tersebut bisa juga diperoleh dengan cara mengunduh melalui internet, caranya mudah, ketik saja contoh “kartun anak muslim” pada google, maka akan tersedia banyak pilihan yang bisa diunduh atau di copy paste.

  • Setelah mengunduh gambar dari google maka copy paste gambar tersabut pada program Microsoft Office Word.

Tulis juga masing-masing kata dengan efek tulisan lucu seprti berikut :

Famly = Keluarga

Mother = Ibu

  • Cetak gambar-gambar dan kata-kata yang telah diberi efek penulisan tadi
  • Gunting gambar-gambar yang telah dicetak
  • Tempelkan gambar yang telah digunting diatas media karton Asutro berwarna yang pertama
  • Gunting gambar yang telah tertempel pada asturo pertama dengan melebihi pola dari gambar itu sendiri agar warna dari karton asturo pertama terlihat
  • Tempelkan lagi pada karton asturo yang kedua, sehingga saat tertempel  akan terlihat efek dua warna pada dasar gambar
  • Beri nomor urut pada setiap gambar agar anak tahu urutannya saat bernyanyi bersama
  • Laminating agar media tidak mudah rusak
  • Beri lubang pada kedua sisi bagian atas
  • Kaitkan pita berwarna pada masing-masing lubang yang telah dibuat agar bisa digantung

Gambar hasil akhir pembuatan Kamus Gambar Bernyanyi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

7. PENUNJANG CARA PENGGUNAAN KAMUS GAMBAR BERNYANYI

Seperti namanya, Kamus Gambar Bernyanyi ini tidak hanya disuguhkan begitu saja kepada anak. Guru harus menggunakannya dengan cara bernyanyi agar anak tertarik dan terbangun mood belajarnya. Bukan hanya itu, dengan bernyanyi maka anak akan mudah hapal dengan kata-kata yang disajikan guru melalui Kamus Gambar Bernyanyi.

Untuk contoh kali ini saya menggunakan lagu “Abang Tukang Baso” sebagai sarana penghantar media ini.

Berikut sepenggal lirik asli lagu “Abang Tukang Baso”:

Abang tukang baso mari-mari sini aku mau beli

Abang tukang baso cepat dong kemari sudah tak tahan lagi

Reff :

Baso bulat seperti bola pimpong, kalau lewat membikin perut kosong

Jadi anak jangan kau suka bohong, kalau bohong digigit kambing ompong

Lirik asli tersebut lalu saya rubah sesuai dengan kata-kata dan gambar yang ada pada Kamus Gambar Bernyanyi bertema “family” yang telah selesai dibuat.

Family keluarga, mother itu ibu, fathet itu ayah

Granmother nenek, grand father kakek, baby itu bayiiii

Reff :

Kalau sister saudara perempuan, kalau brother saudara laki-laki

Uncle paman, aunt itu bibi, yang terakhir cousin sepupu

Yang perlu diperhatikan dalam menggunakan Kamus Gambar Bernyanyi ini :

  • Ajak anak-anak bernyanyi dengan suasan ceria
  • Pastikan guru berkeliling kelas saat bernyanyi bersama
  • Tepuk tangan dapat membantu membuat suasana ceria makin terbangun
  • Ulangi beberapa kali
  • Minta beberapa anak untuk menyanyikannya di depan kelas

8. KESIMPULAN

Media pengajaran pada hakikatnya adalah alat  yang dapat digunakan untuk menyampaikan informasi kepada murid. Media pengajaran memerlukan jiwa kreatifitas guru agar dapat menginformasikan materi dan juga membangun jiwa mandiri kepada murid.

Sebaik apapun media yang digunakan maka tetap saja guru dituntut inovatif dan imajinatif dalam hal penggunaan media tersebut. Kompetensi mengajar guru adalah hal yang selalu menjadi dasar keberhasilan suatu media.

Dari apa yang telah dituliskan mengenai Kamus Gambar Bernyanyi maka ada beberapa poin penting yang harus digaris bawahi setiap guru sehubungan dengan pembuatan dan penggunaan media belajar :

  • Mampu sekreatif mungkin menyediakan fasilitas dalam hal ini media pengajaran yang mudah diterima anak.
  • Menentukan metode terbaik yang bersifat menyenangkan untuk menyampaikan isi media.
  • Penggunaan metode selain dapat mencapai sasaran juga diharapkan dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.
  • Khusus dalam mengajar Bahasa Inggris biasakan mengajar dengan menggunakan 2 bahasa, sampaikan apa yang ingin disampaikan menggunakan bahasa Inggris lalu kemudian artikan apa yang disampaikan tadi dalam bahasa Indonesia. Hal ini membangun kepercayaan diri pada anak untuk berkomunikasi dalam bahasa Inggris.

SELAMAT MENCOBA

Categories: Studies | Tags: , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.