Tugas Penelitian Tindakan Kelas

PENELITIAN TINDAKAN KELAS

 

PENGARUH MUSIK INSTRUMEN TERHADAP

KEPENGELOLAAN KELAS ANAK USIA SEKOLAH DASAR

PADA KELOMPOK BELAJAR MANDIRI

DI CILANGKAP KECAMATAN TAPOS KOTA DEPOK

OKTOBER 2011

 

 

 

 

PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK)

Pengaruh musik instrumen terhadap kepengelolaan kelas anak uisa sekolah dasar pada kelompok belajar mandiri di Cilangkap kecamatan Tapos kota Depok pada Oktober 2011.

  1. A.    Latar Belakang Masalah

Dunia pendidikan sekarang ini telah banyak mengalami kemajuan. Tekhnologi menjadikan media sebagai alat bantu utama pendongkrak keterbatasan cara penyampaian materi. Media menjadi pembantu penting dalam memuluskan langkah-langkah seorang guru dalam berinovasi disetiap tanggung jawabnya.

Tentunya guru memiliki segunung kewajiban yang berhubungan dengan pedagogik dan keprofesionalismeannya yang bertujuan menciptakan generasi unggul yang berkeperibadian dan berakhlak mulia. Dalam melaksanakan tugas tersebut guru memiliki berbagai macam kendala. Dari berbagai kendala yang ada suasana kelas menjadi modal utama dalam menciptakan kondisi kegiatan balajar mengajar yang sehat.

Bagi para pendidik anak-anak usia sekolah dasar, kondisi kelas dan anak yang terkoordinasi, tenang dan nyaman menjadi sesuatu yang mahal karena kebanyakan anak di usia tersebut sangat menyita emosi, tenaga dan waktu guru. Anak usia sekolah dasar cenderung sangat aktif sehingga guru membutuhkan waktu tersendiri untuk menenangkannya yang otomatis membuat jam belajar efektif menjadi terpotong.

Untuk itu diperlukan strategi dalam mengkondisikan kelas menjadi tenang agar dapat memacu semangat guru dalam mengajar dan tentunya mengotimalkan konsentrasi dan daya tangkap anak serta mencapai keberhasilan dari tujuan pendidikan itu sendiri.

Pada kesempatan kali ini saya akan mengangkat musik instrument yang selama ini banyak digunakan untuk merangsang kecerdasan otak anak untuk difungsikan sebagai media yang dapat menetralisir keadaan dikelas dan menciptakan suasana tenang dan nyaman sehingga anak-anak diselimuti mood belajar yang baik serta waktu belajar menjadi makin efektif sehingga prestasi belajar anak semakin baik.

B.     Rumusan Masalah

Dari latar belakang permasalahan diatas, maka dapat dirumuskan suatu masalah sebagai berikut :

  1. Bagaimanakah pengaruh musik instrumen terhadap kepengelolaan kelas anak usia sekolah dasar pada kelompok belajar mandiri dibawah asuhan Indri Farhini di Cilangkap kecamatan Tapos kota Depok pada bulan Oktober 2011 ?

C.    Tujuan Penelitian

Sesuai dengan permasalahan diatas, penelitian ini bertujuan untuk :

  1. Ingin mengetahui pengaruh kepengelolaan kelas anak usia sekolah dasar setelah diperdengarkannya musik instrumen pada kelompok belajar mandiri dibawah asuhan Indri Farhini di Cilangkap kecamatan Tapos kota Depok pada bulan Oktober 2011.

D.    Manfaat Penelitian

Diharapkan penelitian ini dapat bermanfaat bagi :

  • Guru

Memberikan informasi tentang strategi membuat kelas tenang agar kegiatan belajar mengajar menjadi kondusif dan efektif

  • Anak

Meningkatkan konsentrasi dan prestasi belajar anak.

  • Kelompok belajar mandiri dibawah asuhan Indri Farhini

Memberi masukan sebagai pedoman untuk mengambil kebijakan pada kelompok belajar mandiri tersebut.

  • Orang Tua

Mengajak orang tua agar turut aktif menerapkan pola belajar yang kondusif pada anak dirumah.

  • Sekolah

Memberi masukan kepada sekolah-sekolah melalui pihak-pihak sekolah yang membaca penelitian ini untuk ikut meningkatkan konsentrasi kelas pada jam belajar.

E.     Hipotesis Tindakan

Hipotesis tindakan dalam penelitian tindakan kelas ini adalah sebagai berikut :

  1. Musik instrumen yang diperdengarkan selama jam belajar pada kelompok belajar mandiri dibawah asuhan Indri Farhini di Cilangkap kecamatan Tapos kota Depok pada bulan Oktober 2011 dapat mempermudah kepengelolaan kelas anak usia sekolah dasar menjadi kondusif.

F.     Ruang Lingkup Penelitian

Ruang lingkup dalam penelitian tindakan kelas ini adalah sebagai berikut :

  1. Permasalahan dalam penelitian tindakan kelas ini adalah kepengelolaan kelas.
  2. Penelitian ini dikenakan pada anak usia sekolah dasar.
  3. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di kelompok belajar mandiri dibawah asuhan Indri Farhini di Cilangkap kecamatan Tapos kota Depok.
  4. Dalam penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2011.
  5. Penelitian tindakan kelas ini dibatasi pada kompetensi dasar menyimpulkan hasil penyelidikan tentang perubahan sifat benda, baik sementara maupun tetap.

G.    Definisi Operasional Variabel

Agar tidak terjadi salah persepsi terhadap judul penelitian ini, maka perlu didefinisikan hal-hal sebagai berikut :

Musik instrumen adalah :

Suatu komposisi atau rekaman musik tanpalirik atau musik vokal dalam bentuk apapun; semua musik dihasilkan melaluialat musik.

Kepengelolaan kelas adalah :

Seperangkat kegiatan untuk mengembangkan tingkah laku siswa yang diinginkan, meniadakan tingkah laku yang tidak diinginkan, mengembangkan hubungan interpersonal dan iklim sosio-emosional yang positif, serta mengembangkan dan mempertahankan organisasi kelas yang efektif dan produktif.

Anak usia sekolah dasar adalah :

Anak yang berada pada rentangan usia dini yg merupakan masa perkembangan anak yang pendek tetapi merupakan masa yang sangat penting bagi kehidupannya.

 

H.    Kajian Pustaka

Musik Instrumen

Musik instrumen adalah suatu komposisi atau rekaman musik tanpa lirik ataumusik vokal dalam bentuk apapun; semua musik dihasilkan melalui alat musik.

Menurut Dra. Louise M. M. Psi, dari RSAB Harapan Kita, Jakarta, yang menekuni terapi musik bagi ibu hamil dan anak-anak, apapun jenis musik itu, selama berirama tenang dan mengalun lembut, pasti akan memberi efek yang baik bagi janin, bayi dan anak-anak.

Musik instrumen yang lembut dan tenang akan memberikan efek-efek positif seperti :

1)      Keseimbangan emosi dan ketenangan sehingga melahirkan kemampuan berkonsentrasi yang tinggi.

2)      Kemampuan berbicara ikut terpacu.

3)      Kemampuan bersosialisasi yang muncul lebih cepat.

Sehingga apabila musik instrumen yang lembut dan tenang diperdengarkan selama jam belajar maka dapat membuat suasana kegiatan belajar menjadi lebih kondusif. Anak lebih tenang dalam mengikuti pelajaran namun tetap aktif sesuai dengan kedudukannya sebgai peserta didik. Guru pun dapat berinovasi dengan metode-metode dan strategi-strategi baru untuk keberhasilan pendidikan itu sendiri.

Berikut adalah pendapat bebrapa ahli bahwa music mempunyai pengaruh dalam kehidupan manusia :

  • Grace Sudargo, seorang musisi dan pendidik mengatakan, “Dasar-dasar musik klasik secara umum berasal dari ritme denyut nadi manusia sehingga ia berperan besar dalam perkembangan otak, pembentukan jiwa, karakter, bahkan raga manusia”.
  • Musik sangat mempengaruhi kehidupan manusia. Musik memiliki 3 bagian penting yaitu beat, ritme, dan harmony“, demikian kata Ev. Andreas Christanday dalam suatu ceramah musik. “Beat mempengaruhi tubuh, ritme mempengaruhi jiwa, sedangkan harmony mempengaruhi roh“.
  • “Musik yang baik bagi kehidupan manusia adalah musik yang seimbang antara beat, ritme, dan harmony”, ujar Ev. Andreas Christanday.

Kepengelolaan Kelas

Kegiatan guru dalam kelas meliputi 2 hal pokok yaitu mengajar dan mengolah kelas. Kegiatan mengajar dimaksudkan secara langsung menggiatkan siswa mencapai tujuan-tujuan. Kegiatan mengolah kelas bermaksud menciptakan dan mempertahankan suasana kelas agar kegiatan mengajar itu dapat berlagsung secara efaktif dan efisien.

Dalam menangani tugasnya, guru-guru sering menghadapi masalah dengan kegiatan-kegiatan di dalam kelasnya. Salah satunya menyangkut pengelolaan kelas.

Anak Usia Sekolah Dasar

Masa usia sekolah dasar merupakan masa kelanjutan dari masa bayi dan prasekolah anak. Masa ini terjadi dari usia 5 sampai 12 tahun yang ditandai dengan terjadinya perkembangan-perkembangan pada diri anak diantaranya fisik dan juga kognitifnya.

Menangani anak-anak usia sekolah dasar harus dengan strategi kelembutan. Dengan intonasi perkataan dan tingkah laku yang lembut ataupun dengan musik instrumen tadi anak usia sekolah dasar akan lebih mau membuka diri dan lebih mau bekerja sama.

Hubungan Kepengelolaan Kelas dan Anak Usia Sekolah Dasar Terhadap Musik Instrumen Kecerdasan.

Ketenangan dan tingkat konsentrasi yang tinggi yang dilahirkan oleh musik instrumen yang lembut dan tenang akan lanjut melahirkan keberhasilan kepengelolaan kelas yang berwujud tingkah laku pada anak-anak yang sedang mengalami masa keemasan berpikirnya yang sesuai dengan harapan guru yaitu yang aktif dan kondusif, sehingga tercapai keberhasilan pendidikan itu sendiri.

I.       Metode Penelitian

Jenis Penelitian

Jenis penelitian ini bertujuan untuk melakukan perbaikan –perbaikan terhadap sistim, cara kerja, proses, isi, dan kompetensi atau situasi pembelajaran.  PTK yaitu suatu kegaitan menguji cobakan suatu ide ke dalam  praktik atau situasi nyata dalam harapan kegiatan tersebut mampu memperbaiki dan meningkatkan kualitas proses belajar mengajar ( Riyanto, 2001)

Kehadiran Peneliti

Pada penelitian ini, peneliti sebagai pendidik dan merencanakan kegiatan berikut :

1)      Mencari referensi musik instrumen yang tenang dan lembut.

2)      Menyiapkan alat untuk memperdengarkan musik instrumen tersebut.

3)      Memperdengarkan musik instrumen disetiap jam belajar.

4)      Memperhatikan sikap anak-anak saat diperdengarkan musik instrumen di jam pelajaran.

5)      Melaporkan hasil penelitian.

Penelitian dilaksanakan di kelompok belajar mandiri dibawah asuhan Indri Farhini di Cilangkap kecamatan Tapos kota Depok bulan Oktober 2011.

Sumber

Sumber penelitian ini adalah anak-anak usia sekolah dasar (5-12 tahun).

Tahap-tahap Penelitian

a)      Perncanaan

Memilih musik instrumen yang lembut dan tenang.

Akhirnya terpilihlah Covent Garden String Quartet dengan lagu Mozart : Kleini Nacht Musik dari album Cities In Sound.

b)      Pelaksanaan Tindakan

Memperdengarkan musik instrument Mozart tersebut selama jam belajar anak-anak usia sekolah dasar.

c)      Observasi

Mengamati secara langsung perubahan tingkah laku anak-anak saat music instrument diperdengarkan pada jam belajar.

d)     Refleksi

  • Sebelum diperdengarkan musik instrumen Mozart anak-anak sangat tidak bisa diam, mengobrol, saling mengganggu dan tidak berkonsentrasi terhadap materi yang disampaikan.
  • Setelah diperdengarkan musik instrumen Mozart anak-anak lebih berkonsentrasi, tenang, aktif bertanya (karena anak-anak menyimak dengan konsentrasi penuh materi yang disajikan), kemampuan menjawab pertanyaan makin meningkat,berbicara dalam intonasi yang tenang dan hangat serta kemampuan menulis menjadi lebih cepat.

DAFTAR RUJUKAN

Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan. 1990. Kamus Besar Bahasa Indonesia.  Jakarta : Balai Pustaka

Dimyati dan Mujiono. 2002. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta

W1NDA’S WEBLOG.17 Desember 2007. Pengaruh musik terhadap kecerdasan

abMP3 Music Search Engine

Categories: Studies | Tags: , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.